Tuesday, December 19, 2017

8 Penghalang Jodoh yang Sering Membuat Pernikahanmu Tertunda

Terkadang kesendirian menjadi suatu hal yang menyakitkan bagi sebagian orang, apalagi kesendirian dalam masa-masa penantian jodoh. Kesendirian juga menjadi ujian tersendiri bagi sebagian yang lainnya, kita bisa melihat berapa banyak orang yang pada akhirnya melakukan hal yang melanggar syariat ketika tak kuasa menghadapi ujian kesendirian. Seperti memilih aktivitas pacaran dengan dalih sebagai ikhtiar untuk mendapatkan jodoh atau bahkan ada yang sampai mendatangi dukun untuk meminta ajimat pengasih dan penglaris diri agar mudah jodoh.
Memahami kalau jodoh adalah ketentuan dan ketetapan dari Allah SWT yang memang Allah sudah tentukan kapan waktunya dan siapa orangnya memang perlu. Akan tetapi disaat lain kita juga memiliki ruang ikhtiar untuk mengevaluasi diri untuk menemukan kesalahan yang mungkin saja bisa menjadi penghalang jodoh dari Allah SWT. Sebab, jika lamanya jodoh oleh ketentuan dari Allah tentu kita tidak memiliki kuasa untuk merubahnya akan tetapi jika itu memang dari kesalahan atau kekhilafan diri sendiri maka kita memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan memohon ampunan dariNya.
Dalam tulisan kali ini kami mencoba mengurai 8 hal yang mungkin bisa jadi sebagai penghalang datangnya jodoh serta menunda pernikahan.
1. Jauh Dari Allah SWT
Satu hal yang mesti kita sadari adalah kita sebagai manusia tak memiliki kuasa sama sekali atas diri kita apalagi tentang jodoh kita. Allahlah yang kuasa, Allahlah yang maha menentukan dan perlu kita sadari juga adalah semua hal-hal baik yang kita raih dan dapatkan di dunia ini hanyalah semata dari rahmat serta kasih sayang dari Allah SWT.

Jika kita meyakini Allah adalah segalanya dan kita bukan siapa-siapa maka sudah semestinya kita mendekatkan diri pada Allah SWT, patuh dan taat padaNya, menjalankan perintah serta meninggalkan larangannya. Karena menjadi suatu yang aneh jika kita berharap pertolongan dari Allah (termasuk jodoh) namun kita jauh dari Allah, shalat di sisa waktu, berdzikir jarang, membaca ayat-ayatnya jarang, berdoa tak pernah.
So, sekarang juga evaluasi diri kita selama ini, bagaimana hubungan kita dengan Allah SWT ?, bagaimana dengan shalat kita ? bagaimana dengan tilawah quran kita ? dan ibadah-ibadah lainnya. Karena boleh jadi jauhnya kita dari Allah menjadi alasan tertundanya jodoh kita, Allah ingin kita menikah dalam keadaan taat dan takwa padanya dan pernikahanpun untuk menggapai ridhonya.
2. Tidak Ridhonya Orang Tua
Ada sesosok manusia yang dengan ikhlas berjuang untuk kita, dia sangat mencintai kita bahkan semenjak kita belum ada di dunia ini. sesosok manusia yang selalu mengkhawatirkan kita, selalu memikirkan kita, selalu mengutamakan kita dibanding dirinya sendiri dan selalu mendoakan kita dalam diam dan balutan air matanya. Sesosok manusia itu adalah ayah dan ibu kita, orang tua kita.
Coba bercermin diri, bagaimana hubungan kita dengan ayah-ibu kita ? sudahkah kita patuh padanya ? sudahkah kita membahagiakan hatinya? sudahkah kita membuat dirinya tenang ? ataukah selama ini kita sering mengecewakannya ? berkata kasar padanya ? tidak memperhatikannya ? atau bahkan membuat dirinya kecewa memiliki anak seperti kita ?. Sekarang saatnya memperbaiki diri dengan orang tua kita, minta maaf padanya, sujud di kaki mereka, dan minta doa tulus dan ikhlas darinya agar didoakan dimudahkan bertemu dengan jodoh terbaik dunia akhirat.
3. Harta Haram Atau Syubhat
Apa yang kita makan sangat berpengaruh pada pikiran, hati ,prilaku serta getaran diri kita. Boleh jadi harta-harta yang kita makan selama ini ada setitik keharaman di dalamnya atau keabu-abuan sehingga sebab itu Allah menunda rezeki kita dalam hal ini adalah jodoh. Banyak jenis harta haram dan syubhat seperti riba, korupsi, menipu dan lain sebagainya.
4. Hati yang selalu gelisah
Tak menutup kemungkinan memang lamanya datang jodoh membuat hati gelisah, tidak tenang bahkan cenderung stress apalagi ketika muncul desakan dari berbagai pihak untuk segera menikah. Sehingga pikiran kacau yang akhirnya berdampak pada wajah yang selalu murung, penampilan acak kadut, dan membuat jodoh semakin menjauh.
Menjaga ketenangan hati adalah hal yang penting, karena setidaknya dengan jiwa yang lapang, pikiran yang tenang jalan muncul berbagai kemudahan-kemudahan dari Allah SWT. Dan, agar hati selalu tenang tentu tidak ada cara lain kecuali selalu membuatnya tertaut pada Allah SWT.
5. Memiliki Ekspetasi Terlalu Tinggi Bahkan Sempurna Tentang Kriteria Jodoh
Jika kamu salah satu penganut paham ini, memiliki ekspetasi yang terlalu tinggi atas kriteria jodohmu maka ketahuilah kamu menikah dengan manusia, tempatnya salah dan khilaf. Jadi sebenarnya mustahil jika berharap yang sempurna bahkan menjadi suatu yang menyedihkan jika belum menemukan pasangan yang sempurna atau sreg di hati dan menjadikannya sebagai alasan untuk menunda pernikahan.
Selama agamanya bagus, akhlaknya baik dan juga memiliki kesiapan mental serta finansial yang baik maka terimalah. Karena boleh jadi laki-laki yang berani datang melamar kerumah itu memang laki-laki terbaik yang Allah skenariokan untukmu. Tentu Allah punya alasan, kenapa Ia memilih laki-laki itu diantara miliyarn laki-laki lain di muka bumi ini yang datang kerumahmu.

6. Trauma Masa Lalu
Trauma masa lalu menjadi alasan untuk menunda pernikahan bagi banyak orang, contohnya ada wanita yang trauma pada laki-laki karena pernah dikecewakan, trauma karena mengalami kekerasan oleh laki-laki dan juga trauma karena di masa lalu pernah terjatuh pada seks bebas dan sudah tidak gadis lagi.
Untuk masalah ini, solusinya kita mesti menyadari kalau Allah itu maha pengampun sejelek atau seacak kadut apapun masa lalu kita selama kita bertaubat padaNya dengan sebenar-benarnya taubat, InsyaAllah pintu taubat akan selalu terbuka lebar untuk kita. Jangan mudah menyerah, putus asa serta mengeluh dari rahmat Allah. Dan, satu hal lagi yang mesti diingat adalah tak semua laki-laki itu sama, diantara laki-laki jahat, tidak bertanggung jawab serta yang mengecewakanmu masih banyak laki-laki lain yang taat, bertakwa, penyayang serta menghormati wanita.
7. Terlalu Fokus Pada Penyelesain Masalah Pribadi
Tak sedikit juga yang menunda pernikahan dengan alasan karena ingin memperbaiki diri dulu, menyelesaikan masalah diri dulu padahal jika memiliki masalah pribadi seperti hutang, diri yang belum sempurna atau bahkan memiliki suatu penyakit akan terasa ringan jika dilalui bersama dengan pasangan. Yakinlah masih banyak laki-laki yang rela menerima pasangannya lengkap dengan kelebihan dan kekurangan yang dimiliki.
8. Tidak Berkomitmen Pada Waktu yang Ditargetkan
Sering kali kita membuat suatu target kapan menikah, misalnya akan menikah di usia 23 tahun. Di saat mendekati usia 23 tahun ternyata merasa diri belum sempurna, atau belum memiliki calonnya. Sehingga dengan mudah membuat kita mengundur lagi waktunya. Nah, agar tidak terjadi penundaan maka berkomitmenlah dengan waktu yang telah ditetapkan, lakukan ikhtiar semakimal mungkin mulai dari berdoa pada Allah, minta di doakan oleh orang tua, teman dan juga minta dicarikan oleh guru ngaji calon pasangannya jika memang alasannya belum memiliki pasangan.
Itulah 8 hal penghalang datangnya jodoh, jodoh memang takdir dari Allah SWT, namun Allah memberikan ruang bagi kita untuk berikhtiar menemukannya. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi jalan menuju perbaikan diri.

sumber: islampopular.com

Saturday, December 16, 2017

MASYA ALLAH, Ternyata Menikah di Usia Muda Dapat Membuat Setan Menangis

Setan sejatinya ialah musuh yang bertujuan untuk menyesatkan Manusia. Laknatullah yang dengan segala cara agar manusia terpengaruh tipu dayanya. Dari dahulu hingga sekarang tak akan menyerah menggoda, begitulah semangat setan dalam menggoda manusia.
Namun, setan ternyata juga bisa menangis juga. Dalam Hadist Riwayat Ibnu Addi, Rasulullah SAW menceritakan bagaimana setan menangis dan mengeluh karena hal ini. Ternyata yang membuat anak buah Iblis ini sedih adalah ketika manusia memutuskan menikah pada usia muda.Usia muda dalam konteks ini tentu mereka yang sudah baligh. Setan merasa celaka karena manusia terpelihara dari godaan untuk melakukan perbuatan zina. Sepert diketahui, salah satu perangkap paling ampuh adalah menggiring manusia untuk mendekati perbuatan tersebut.
Jabir bin abdullah ra mengutarakan, Nabi Muhammad SAW bersabda, Barang siapa diantara remaja menikah dalam usia muda, maka menangislah setan. Dan dia mengeluh , ‘Aduh celaka aku, agamanya telah terpelihara dari godaanku“(HR. Ibnu Addi).
Sayangnya menikah saat usia mudah menjadi hal yang dipandang aneh saat ini. Bahkan tidak sedikit pihak yang menolak pernikahan muda. Alasannya adalah mereka masih belia dan dinilai belum matang dalam menjalani urusan rumah tangga.
Padahal tidak sedikit di negara maju yang membebaskan pergaulan anak-anaknya tanpa ikatan pernikahan hidup menderita. Remaja perempuan yang mengalami kehamilan pra nikah harus menerima kenyataan membesarkan anak-anaknya sendirian tanpa suami. Akibatnya, banyak bayi yang tumbuh besar tanpa ayah.
Sementara kasus di Indonesia sendiri berdasarkan penuturan Menteri Sosial Khofifah Indah Parawansa, pada 2013 lalu tingkat kasus kehamilan di luar nikah mencapai 2,2 juta. Umumnya mereka adalah remaja yang berusia berkisar antara 15-19 tahun. Seandainya mereka menikah saja ketika menemukan jodohnya, tentu akan ini tidak akan sebesar itu.
Nabi Muhammad SAW sudah menganjurkan agar segera menikah. Seperti sabda Nabi berikut ini yang artinya.
“Wahai pemuda, barangsiapa di antara kalian telah mampu maka hendaknya menikah, karena ia lebih menundukkan pandangan dan lebih memelihara kemaluan. Dan barangsiapa yang belum mampu, maka hendaknya ia berpuasa, sebab ia dapat mengekangnya.” (HR. Bukhari).
Jadi telah jelas bagaimana Nabi memerintahkan umatnya supaya menikah di usia muda jika telah baligh dan mampu. Dan kalau merasa belum mampu, maka diperintahkan melaksanakan puasa untuk menjaga dirinya.
sumber: islampopular.com

Thursday, December 7, 2017

Inilah Doa Pembuka Rezeki Dari Arah yang Tak Pernah Disangka-sangka

Rezeki sejatinya sudah ditentukan oleh Yang Maha Kuasa. Namun untuk menghadirkannya, manusia harus berikhtiar dan berusaha. Tidak hanya itu, semua yang dilakukan harus disertai dengan doa.
Namun banyak orang yang mengenyampingkan peran doa dalam menjemput rezeki. Sehingga ada yang sudah bekerja begitu keras, namun hasilnya tidak memadai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Padahal doa begitu penting agar rezeki bisa datang dengan lancar. Bermunjat kepada Tuhan membuat peluang datangnya rezeki manjadi lebih lebar. Lantas, apa saja doa pembuka rezeki yang bisa kita amalkan? Berikut ulasannya.
Ternyata doa-doa ini tertulis dalam Alquran dan beberapa lagi berasal dari hadist Nabi Muhammad SAW. Ada sembilan doa yang bisa diterapkan agar rezeki datang dari arah yang tak pernah disangka-sangka.
1. Surat al-Maidah Ayat 114
Doa pembuka rezeki pertama yang bisa diterapkan tertulis dalam QS. Al-Maidah 5: 114. Ini merupakan penggalan dari doa Nabi Isa putera Siti Maryam yang meminta hidangan dari langit. Allah SWT menurunkan hidangan yang terdiri dari roti, ikan, delima, dan buah-buahan, serta beragam lainnya.
“Allaahumma rabbanaa anzil ‘alainaa maaidatan minas samaai takuunu lanaa ‘idan liawwalinaa wa aakhirinaa wa ayatan minka warzuqna wa anta khairur raaziqiina”.
Isa putera Maryam berdoa: “Ya Tuhan kami turunkanlah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau; beri rezekilah kami, dan Engkaulah pemberi rezeki Yang Paling Utama“. [QS. Al Maidah 5:114]
2. Surat ath-Thalaaq Ayat 3
Doa pembuka rezeki selanjutnya tertulis dalam Alquran Surat Ath-Thalaaq:3.
“Wayarzuqhu min haitsu laa yahtasibu waman yatawakkal ‘alallahi fahuwa hasbuhu innallaha baalighu amrihi qad ja’alalahu likulli syai-in qadran”.
Arti: Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (QS.65:3)
3. Surat al-Qasas Ayat 24
“Fasaqa lahuma thumma tawalla ila alththilli faqala rabbi innee lima anzalta ilayya min khayrin faqeerun”.
Arti: “Ya Tuhanku sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku”. (QS. Al-Qasas 28: 24)
4. Surat Shaad Ayat 35
“Qala rabbi ighfir lee wahab lee mulkan la yanbaghee liahadin min baAAdee innaka anta alwahhabu”.
Arti: “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang pun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi.” (QS. Shaad 38: 35)

5. Hadist Nabi Muhammad SAW
Ada pula doa pembuka rezeki yang diajarkan Nabi Muhammad SAW. Seperti apa doanya? Berikut ulasannya.
“Allahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyibaa, wa ‘amalan mutaqobbalaa.”. Arti: “Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rezeki yang halal dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).” (HR. Ibnu Majah, no. 925 dan Ahmad 6: 305, 322. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih)
“Allahumak-finii bi halaalika ‘an haroomik, wa agh-niniy bi fadhlika ‘amman siwaak.”. Arti: “Ya Allah cukupkanlah aku dengan yang halal dan jauhkanlah aku dari yang haram, dan cukupkanlah aku dengan karunia-Mu dari bergantung pada selain-Mu.” (HR. Tirmidzi no. 3563. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)
“Allahummaghfirlii, warhamnii, wahdinii, wa ‘aafinii, warzuqnii.”. Arti: Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, berilah petunjuk padaku, selamatkanlah aku (dari berbagai penyakit), dan berikanlah rezeki kepadaku”. (HR. Muslim no. 35, 2697)
“Robbighfirlii warahmnii, wajburnii, warfa’nii, warzuqnii, wahdinii”. Arti: Ya Allah ampunilah aku, rahmatilah aku, cukupkanlah aku, tinggikanlah derajatku, berilah rezeki dan petunjuk untukku).” (HR. Ahmad 1: 371. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa haditsnya hasan).
“Allahumma ak-tsir maalii wa waladii, wa baarik lii fiimaa a’thoitanii wa athil hayaatii ‘ala tho’atik wa ahsin ‘amalii wagh-fir lii”. Arti: “Ya Allah perbanyaklah harta dan anakku serta berkahilah karunia yang Engkau beri. Panjangkanlah umurku dalam ketaatan pada-Mu dan baguskanlah amalku serta ampunilah dosa-dosaku.
Semoga informasi tentang doa pembuka rezeki ini bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Terimakasih sudah membaca, semoga bermafaat.

Wednesday, December 6, 2017

Apakah Kita Pernah Tau Bahwa 70 Ribu Malaikat Memohonkan Ampunan Bagi Pembaca Surat Ini


Siapa muslim yang tidak ingin mendapatkan ampunan dari Allah atas segala dosa-dosanya, dengan anda membaca surat ini maka 70 ribu malaikat akan memohonkan ampunan dari Allah atas segala dosa yang anda lakukan…

Belajar-Membaca-Alquran
Mendapatkan ampunan dari Allah SWT adalah subuah penghargaan bagi umat muslim, tahukan anda kalau hanya dengan membaca surat ini maka 70 ribu malaikat akan memohonkan ampunan kepada Allah atas dosa yang anda perbuat..

Umat Islam diperintahkan agar selalu berpegang teguh kepada Alquran. Setiap kalimat-kalimat yang ada pada kitab suci tersebut, merupakan perkataan Allah SWT yang disampaikan Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW.

Di dalamnya terdapat 114 surat dengan kandungan dan makna yang begitu dalam. Tidak hanya itu, masing-masing surat dalam Alquran juga memiliki keutamaan masing-masing. Seperti pada salah satu surat berikut ini.

Berdasarkan hadist Nabi, pembaca surat ini akan dimohonkan ampunan dari tujuh puluh ribu malaikat. Sungguh sebuah kehormatan bisa mendapat doa dari makhluk Allah yang sangat taat tersebut. Lantas surat apakah yang dimaksud? Berikut ulasannya.

Surat yang bisa dibaca untuk mendapatkan keistimewaan tersebut adalah surat Ad-Dukhoon. Surat ke-44 ini turun di Kota Mekkah dan memiliki 59 ayat. Ad Dukhoon memiliki arti kabut asap, karena di dalamnya banyak menceritakan tentang asap.

Hadist tentang keutamaan surat ini berdasarkan hadist riwayat Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda yang artinya

“Barangsiapa membaca Ad-Dukhoon (QS.44) pada suatu malam, maka tujuh puluh ribu malaikat memohonkan ampun baginya.” (HR Tirmidzi).

Hamba yang dimuliakan Allah SWT ini mendoakan manusia agar mendapat ampunan dari Allah. Mereka tidak akan memberikan syafaat kecuali kepada orang-orang yang diridhai Allah. Mereka beristigfar agar orang-orang yang beriman diampuni kesalahan dan dosanya kepada Allah.

”Hampir saja langit itu pecah dari sebelah atas (karena kebesaran Rabb) dan malaikat-malaikat bertasbih serta memuji Rabb-nya dan memohonkan ampun bagi orang-orang yang ada di bumi, bahwa sesungguhnya Allah Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang , “ (Qs. Asy-Syura : 5 ).



Doa dan istigfar dari malaikat ini merupakan kasih sayang mereka terhadap manusia. Istighfar para malaikat lebih kuat dikabulkan karena mereka mendoakan dari tempat yang tidak dilihat dan tidak diketahui manusia yang didoakannya.
Dan doa semacam ini, dalam hadits shahih, lebih kuat dikabulkan. Ini tidak lain, karena malaikat melihat dosa-dosa yang dilakukan manusia dan mereka juga tahu dampak buruk akibat dari dosa-dosa tersebut. Sehingga istighfar untuk kaum mukminin yang lebih dahulu mereka lakukan, kemudian doa-doa kebaikan untuk mereka.

Namun demikian, adanya keistimewaan dalam sebuah surat bukan berarti surat lainnya tidak utama. Keistimewaan adalah kelebihan namun bukan berarti satu surat lebih rendah daripada surat lain. Karena sejatinya, Nabi Muhammad SAW memerintahkan kita agar mempelajari seluruh Alquran, bukan surat-surat tertentu saja.

Mari kita meminta ampunan kepada Allah SWT. agar semua dosa kita dapat diampuninya dan kita menjadi muslim yang baik.

sumber islampopuler.com