Monday, September 26, 2011

Wanita yang beruntung


Suatu pagi itu sangat sibuk, jam menunjukan pukul 8.30 ketika seorang tua umur 80-an masuk unutuk meminta jahitan di ibu jarinya dilepas. ia berkata bahwa ia sedang terburu2 karena ada janji pukul 9;00. aku memahami gelagatnya lalu memintanya untuk duduk. aku tahu pekerjann ini memakan waktu lebih dari satu jam sebelum orang lain bisa menemuinya.

aku perhatikan ia melihat jamnya lalu memtuskan untuk dilepas jahitannya. karena saat itu aku sedang sibuk degan pasien -pasien lainnya, maka kuteleti luka di ibu jarinya. ternyata lukanya telah sembuh degan baik, lalu kukatakan pada seorang dokter apa yg hendak ku lakukan,  aku lalu menyiapkan peralatan dan barang2 yng kuperlukan untuk melepas jahitan dan membalut lukanya.
sambil merawat lukanya, aku trelibat dalam pembicaraan dengganya. aku bertanya apakah pagi ini ia punya janji dengan seorang dokter disini karena ia tampak terburu2. ia menjawab tidak, ia harus pergi kerumah perawatan untuk sarapan bersama istrinya. aku lalu bertanya tentang keadaan istrinya. ia berkata istrinya menderita ALZHEIMER dan belum lama dirawat tempat itu.
sambil mengobrol, kuselesaikan balutan di ibu jarinya. aku bertanya apakh istrinya akan merasa khwatir bahwa hari ini ia akan terlambat. ia menjawab bahwa istrinya sudah lima tahun tidak mengenalinya.
aku merasa terkejut dan bertanya, " apakah kau pergi kesana setiap hari meski istrimu sudah tidak mengenalimu?"
ia tersenyum, menepuk tanganku lalu berkata, " benar ia tidak mengenaliku, tapi aku kan mengenalnya!"

aku harus menahan tangis haruku ketika ia pergi. aku merenung, " ini adalah jenis cinta yang kuharapkan dalam hidupku."

sungguh istrinya adalah wanita yang beruntung. seharusnya kita smua memiliki cinta semacam  ini. cinta sejati tidak bersifat jasmani, dan tidak pula hanya bersifat romantis. cinta sejati adlaah kesediaan untuk menerima apa adanya, dan kerelaan ntuk menerima apa yang telah, apa yang akan dan apa yang tidak akan terjadi.
sahabat yang baik seperti bintang di langit, kau tidak dapat selalu melihatnya, namun kau tahu, namun kau tahu bahwa mereka ada diluar sana.
banner
Previous Post
Next Post